Mozaikplastik's Blog

KERAJINAN MOZAIK SAMPAH PLASTIK

Posted on: December 2, 2009

Program Ini Merupakan Suatu Realisasi dari “LOMBA INOVASI TEKNOLOGI MAHASISWA” Dinas DIKPORA DIY

“FROM ZERO TO HERO” dari Sampah Menjadi Suatu Keindahan yang Terungkap Lewat Kerajinan Mozaik Bernilai Ekonomis

Oleh: Delthawati I.R., Rina Supriyani, Izzatin Kamala, Essy Purwaningtyas, dan Janu Arlinwibowo

Universitas Negeri Yogyakarta

2009

Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis (www.jala-sampah.or.id). Sampah akan terus diproduksi dan tidak akan pernah berhenti selama manusia tetap ada. Dapat dibayangkan bahwa jumlah sampah yang dihasilkan oleh penghuni bumi ini akan semakin meningkat sebanding dengan aktivitas dan jumlah penduduk yang semakin meningkat. Secara umum sampah yang dihasilkan manusia digolongkan menjadi dua macam yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah organik yang terdiri dari sampah dapur dan dedaunan merupakan jenis sampah yang dapat terurai secara alami (biodegradable). Jenis sampah ini sudah banyak dimanfaatkan untuk kepentingan manusia dalam pembuatan produk seperti kompos, pupuk cair, briket, dan biogas. Sedangkan sampah anorganik adalah jenis sampah yang tidak dapat terurai (undegradable) yang terdiri dari plastik, karet, kaleng dan logam. Kerja keras alam dalam meguraikan sampah secara natural sangat tidak berimbang dibanding berjuta volume sampah yang diproduksi. Oleh karena itu,  diperlukan suatu upaya intensif dalam penanganan dan pengolahan sampah agar tidak mengganggu kelestarian lingkungan.

Pemanfaatan sampah plastik selama ini masih belum maksimal. Sampah plastik hanya diolah menjadi produk yang monoton dan tidak ada variasi, seperti ember, tempat tabungan, dan piring plastik yang proses pembuatannya melibatkan bahan kimia berbahaya. Oleh karena itu, perlu adanya upaya pemanfaatan sampah plastik yang lebih inovatif dan ramah lingkungan. Salah satunya dengan membuatnya sebagai bahan baku pembuatan kerajinan mozaik.

Kerajinan mozaik plastik digunakan sebagai media pengganti pembuatan kerajinan mozaik keramik atau kaca. Produk mozaik dari sampah plastik memiliki inovasi baru daripada kerajinan mozaik yang ada selama ini berada di pasaran yang mana biasanya berbahan baku kaca atau keramik. Bahan sampah plastik dipilih karena sifatnya yang tahan lama, ketersediaannya melimpah, murah, mudah dibentuk, dan memiliki karakteristik efek pencahayaan yang mirip dengan kaca atau keramik. Dengan bahan baku yang murah ini menjadikan mozaik sampah plastik memiliki harga yang lebih murah daripada yang terbuat dari kaca atau keramik.

Kerajinan mozaik sampah plastik ini selain dapat memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang menambah nilai ekonomis dan digunakan oleh masyarakat sebagai peluang usaha kerajinan, tetapi juga dapat membantu dalam menanggulangi pencemaran lingkungan.

Proses pembuatan mozaik sampah plastik diperlukan alat-alat seperti:

Gunting dan cutter untuk memotong, pensil untuk menggambar sketsa, kuas, karbon untuk membuat pola dan menggandakan pola, penggaris. Adapun bahan yang digunakan adalah berbagai sampah plastik, kertas manila, lem super, cat poster, media penempelan seperti triplek, tempat tissue, kertas karton, serta media penempelan lainnya.

Secara umum  proses pembuatan kerajinan mozaik dengan bahan baku   sampah plastik adalah sebagai berikut:

Proses pembuatan mozaik sampah plastik yaitu dengan menyortir sampah plastik, membersihkan sampah plastik, memotong-motong sampah plastik sesuai dengan pola yang diinginkan, menggambar pola di media, menempelkan sampah plastik sesuai dengan pola, dan finishing

Selama ini kebanyakan daur ulang atau pemanfaatan kembali sampah plastik selalu identik dengan pengolahan yang menggunakan zat-zat kimia industri dan menimbulkan dampak negatif pada lingkungan. Limbah-limbah yang dihasilkan dari proses daur ulang dengan menggunakan zat kimia akan mencemari tanah, air, dan lingkungan sekitar lainnya.

Jika dibakar, sampah plastik akan menghasilkan asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan yaitu jika proses pembakaranya tidak sempurna, plastik akan mengurai di udara sebagai dioksin. Senyawa ini sangat berbahaya bila terhirup manusia. Dampaknya antara lain memicu penyakit kanker, hepatitis, pembengkakan hati, gangguan sistem saraf dan memicu depresi.
Kantong plastik juga penyebab banjir, karena menyumbat saluran-saluran air, tanggul. Sehingga mengakibatkan banjir bahkan yang terparah merusak turbin waduk.

Akan tetapi, dalam program ini kami mengolah limbah plastik menjadi suatu produk yang lebih bernilai guna tanpa melibatkan bahan kimia berbahaya. Kami memanfaatkan limbah plastik untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan kerajinan mozaik. Pembuatan kerajinan mozaik sampah plastik sama sekali tidak menimbulkan pencemaran lingkungan karena pembuatan kerajinan ini beproses secara mekanis tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Selain menambah nilai jual dari sampah plastik, program ini juga berpotensi sebagai peluang usaha yang mampu membuka lapangan kerja serta dapat menyelamatkan linkungan dari sampah plastik yang terus menumpuk.  Sehingga program kami merupakan program pemanfaatan kembali sampah-sampah plastik tanpa mencemari/merusak lingkungan (ramah lingkungan).

Kerajinan mozaik sampah plastik memiliki kualitas yang baik. Hal tersebut diindikasikan dari aspek, pertama jika dibandingkan dengan kerajinan mozaik berbahan baku keramik atau pecahan kaca, mozaik sampah plastik bahan bakunya lebih mudah didapatkan dan awet (tidak mudah rusak) jika didukung dengan perawatan yang baik. Dilihat dari bahan bakunya, produk kerajinan mozaik sampah plastik ini harganya akan lebih murah jika dibandingkan dengan produk kerajinan mozaik yang telah ada. Kedua,  mozaik sampah plastik memiliki daya tarik yang tinggi, hal tersebut terlihat dari 90% responden yang mengatakan tertarik dengan mozaik sampah plastik dan 100% responden mengatakan setuju untuk dikembangkan. Ketiga, keawetan produk kerajinan mozaik sampah plastik ini bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini dikarenakan plastik merupakan bahan yang tidak mudah terurai sehingga plastik bisa bertahan dalam waktu yang sangat lama. Plastik merupakan bahan yang lentur dan tidak mudah pecah sehingga membuat kerajinan mozaik sampah plastik ini kuat. Pada produk berupa hiasan dinding dapat diperindah dengan memasang bingkai sebagai. Bingkai juga dapat difungsikan sebagai pelindung agar tempelan potongan plastik tidak mudah lepas karena sentuhan tangan. Keempat, mozaik sampah adalah produk yang ramah lingkungan karena sama sekali tidak menggunakan bahan kimia berbahaya, bahkan mampu mengurangi pencemaran karena mengurangi volume sampah plastik.

Berikut adalah berbagai produk kerajinan mozaik sampah plastik yang dihasilkan :

Hiasan Dinding Mozaik Sampah Plastik Motif Ukir

Hiasan Dinding Mozaik Sampah Plastik “Sang Bangau”

Hiasan Dinding Mozaik Sampah Plastik “The Exotic Flower

Hiasan Dinding Mozaik Sampah Plastik  “Kaligrafi Allah”

Vas Bunga Mozaik Sampah Plastik

Tempat Tisu Mozaik Sampah Plastik

Tempat Tisu Mozaik Sampah Plastik “Lucu”

Tempat Telur Mozaik Sampah Plastik” UKM Penelitian Tercinta”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements

  • mozaikplastik: Hallo apa kabar
  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Categories

%d bloggers like this: